Hari ini adalah hari ulang tahunku, dan kebetulan aku sedang libur kerja selama 1 minggu. Beberapa hari lalu, aku sudah merayakan ulang tahun bersama keluargaku, sengaja dibarengkan dengan Lebaran supaya lebih praktis.
Sejak dulu keluargaku memang merayakan berbagai macam hari raya karena kami mempunyai kepercayaan yang berbeda-beda. Yang paling sering dirayakan adalah Lebaran, Natal, dan Imlek. Dan yang dimaksud "merayakan" sebetulnya hanyalah memasak dan menyantap makanan khas di hari raya itu. Seperti opor dan sambal goreng kentang saat Lebaran, kue-kue dan makanan barat saat Natal, dan chinese food serta kue keranjang saat Imlek. Sedangkan untuk ulang tahun, biasanya ibu dan adik perempuanku membuatkan kue.
![]() |
| Aku dan teman-temanku saat kami memasak bersama |
Nah, aku mempunyai satu harapan di hari ulang tahun ini, yaitu lebih menyayangi diriku sendiri.
Belakangan ini aku sadar kalau sepertinya aku kurang memerhatikan diriku karena terlalu banyak mengurus orang lain. Misalnya saat aku bekerja mengelola event. Setengah pekerjaanku adalah mengurus hal-hal teknis seputar acara. Sedangkan setengahnya lagi mengurus berbagai macam orang dengan kebutuhan, ekspektasi, dan treatment yang berbeda-beda.
Pada dasarnya aku suka berteman dan sudah terbiasa mengurus orang sejak dulu, jadi aku merasa senang-senang saja dengan pekerjaanku. Namun terkadang aku juga kelelahan sampai sakit. Apalagi pola ini tak hanya terjadi dalam pekerjaan; tapi juga pernah terjadi dalam pertemanan, keluarga, dan hubungan yang lain. Jadi aku memutuskan untuk memprioritaskan diriku sendiri. Misalnya dengan beristirahat lebih banyak dan menolak hal-hal yang bisa ditolak (agak susah tapi aku sedang berusaha).
Semakin bertambah umur, aku semakin menyadari berbagai macam kekurangan dan kelebihan diriku serta hal-hal lain yang tak terduga.
Dalam berbagai fase hidup, kadang aku merasa sudah yakin sekali sebelum memilih suatu. Dulu aku berpikir kalau akan sangat senang tinggal di apartemen yang mungil, praktis, dan punya berbagai fasilitas. Tapi setelah tinggal di apartemen selama dua tahun, aku menyadari kalau sekarang aku lebih suka tinggal di rumah biasa yang lebih lega dan punya halaman belakang. Entah beberapa tahun lagi.
Di lain waktu, aku berusaha keras mendapat pekerjaan remote karena kupikir lebih menyenangkan untuk kerja sendirian. Tapi begitu mendapat pekerjaan remote, aku justru merasa kesepian dan memutuskan balik kerja kantoran. Ternyata sementara ini aku lebih suka bekerja bersama banyak orang karena lebih seru dan bisa lebih banyak belajar langsung.
Bahkan belum lama ini, aku baru sadar kalau aku punya alergi seafood lebih parah dari yang kuduga, tak hanya alergi kerang dan cumi-cumi. Bulan ini aku sudah terkena alergi seafood dua kali dan salah satunya membuatku muntah saat mengendarai motor di perjalanan pulang.
Jadi ternyata, walaupun aku sudah bersama diriku seumur hidup, masih ada berbagai hal yang perlu kupelajari tentang diriku sendiri.
Kadang aku merasa frustrasi karena tak bisa melakukan sesuatu dengan baik. Tapi aku berusaha sabar dan memberi waktu pada diriku untuk belajar. Di lain waktu, aku terkejut karena ternyata aku lebih kuat dari dugaanku saat sedang menghadapi masalah.
Apa pun yang terjadi di masa depan, selama masih diberi umur, aku akan berusaha keras untuk hidup (dan tetap bersenang-senang tentunya). Aku tak tahu seperti apa masa depan yang sedang menungguku, entah lebih baik atau lebih buruk dari sekarang. Tapi aku yakin kalau tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan, karena aku percaya pada kemampuanku dan juga punya orang-orang baik di sekitarku.
Terima kasih pada keluarga dan teman-teman yang sudah merayakan hari ulang tahunku dan memberi hadiah. Special thanks untuk Vania, Nafi, dan Okta yang masih nongkrong denganku sampai saat ini dan menungguku selama nulis blog sambil mengobrol dan makan-makan. Semoga kita semua sehat selalu dan bahagia. Happy birthday Pandan!


_waifu2x_photo_noise3_scale.png)

